Sabtu, 04 Mei 2013

Belajar Efektif


  A.   Pendahuluan

1.  Pengertian Belajar Efektif.
Belajar efektif adalah cara belajar yang dapat meraih tujuan yang ingin dicapai dari belajar itu sendiri, sesuai dengan kompetensi dasar dari materi yang diajarkan. Misalnya, siswa dapat melakukan operasi perkalian dan mampu menjawab soal gurunya dengan baik dan benar.
2.  Persiapan Belajar Efektif.
Agar belajar menjadi efektif ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yaitu:
a.    Tumbuhkan motivasi untuk belajar, dengan pertanyaan berikut: 'mengapa saya harus belajar, untuk apa saya belajar?
b.    Buatlah jadwal belajar yang rutin dan teratur, misalnya setiap hari ada tiga kali waktu untuk balajar (siang hari pkl 14.00- 16.00, malam hari pkl 19.00-21.00, dini hari pkl 03.30-05.00).
Dalam menetapkan jadwal pelajaran, ada dua hal yang harus dipertimbangkan yaitu: Sesuaikan jenis pelajaran yang akan dipelajari dengan waktu belajar yang sudah ditetapkan, misalnya: waktu siang untuk mengulang, malam untuk pelajaran eksak Matematika/IPA, dini hari untuk hapalan. Porsi belajar di sekolah dan di rumah harus seimbang, artinya jika pelajaran matematika di sekolah belajar 3 x seminggu, maka di rumah pun harus belajar 3 x seminggu. Jika jadwal belajar sudah dibuat, maka hendaklah dipatuhi dan dilaksanakan. Belajar sedikit-sedikit tapi rutin masih lebih efektif daripada belajar banyak tetapi tidak rutin. Lakukan prinsip : 6 x @ 2 jam seminggu = 2 jam + 2 jam + 2 jam + 2 jam + 2 jam + 2 jam
Hindarkan prinsip : 2 x @ 6 jam seminggu = 6 jam + 6 jam
c.    Siapkan fasilitas belajar, seperti tempat belajar, alat tulis, buku catatan dan latihan, buku pelajaran dan alat bantu belajar
d.   Jaga stamina baik fisik (jasmaniah) maupun psikis (rohaniah) agar tetap kondisi prima dan berdoa.
3.     Mengembangkan Sikap Positif Terhadap Belajar
a.    Yakin dapat berhasil dalam kegiatan belajar.
b.    Belajar menemukan (membuktikan) atau mencari sesuatu yang ditugaskan.
c.    Siap menanggung resiko (tidak putus asa) bila belajat tidak berhasil.
d.   Jika tidak berhasil tetapi tetap tekun, karena ketekunan merupakan awal keberhasilan.

B.  Kiat Mengatasi Kesulitan Belajar
Beberapa langkah cara mengatasi kesulitan belajar, diantaranya:
1.      Melakukan diagnosa berdasarkan indikasi kesulitan belajar , seperti nilai dibawah rata-rata kelas, prestasi belum tercapai dan perasaan siswa (tidak konsentrasi).
2.      Pahami jenis kesulitan belajar dan sumbernya.
3.      Tentukan jenis bimbingan belajar yang tepat.
4.      Tetapkan kepada siapa harus berkonsultasi; guru, psikolog, psikiater, atau konselor.
5.      Melakukan evaluasi.
6.      Lakukan perbaikan untuk meningkatkan prestasi belajar sesuai potensi yang dimiliki.

C.  Trik Belajar Efektif
1.      Belajar untuk persiapan ulangan.
Pilihlah pelajaran yang lebih urgent/mendesak untuk dipelajari.
Pilihlah hanya pokok bahasan atau sub pokok bahasan dari pelajaran yang belum dikuasai denang baik. Buatlah ringkasan materi dari pokok bahasan yang pelajari, karena lebih praktis dan efisien. Persiapan Mental (mengatasi gugup, kurang teliti, tergesa-gesa perlu diusahakan meliputi tujuan, minat, percaya diri, dan ketekunan dalam belajar).
2.      Pada saat ulangan atau ujian.
Periksa seluruh lembar soal dan perhatikan petunjuk pengerjaan pengisian.
Bandingkan jumlah soal dengan alokasi waktu yang diberikan, misalnya naskah 40 soal selama 2 jam (120 menit) artinya 1 soal dikerjakan rata-rata 3 menit (120 : 40). Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Pada soal pilihan ganda, jawablah dengan cara smart (singkat dan tepat), untuk soal esai jawablah secara rinci dan jelas. Manfaatkan waktu yang tersisa untuk memeriksa seluruh soal dan jangan terpengaruh oleh peserta lain dalam menjawab soal, lebih baik percaya diri.

Upaya meningkatkan prestasi belajar diperlukan menciptakan suasana yang kondusif dalam belajar, mengembangkan jiwa kompetitif yang sehat dan menumbuhkan rasa percaya diri atas kemampuannyan untuk memperkaya banyak membaca, semua itu tergantung bagaimana kita bisa mencari strategi dalam belajar atau cara belajar. Ada beberapa tips belajar efektif dan efisien yang akan dipaparkan dibawah ini.

D.  Tips belajar efektif dan efisien :
1.      Menciptakan suasana yang kondusif dalam belajar
Tak kalah pentingnya dan harus anda ingat dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk merangsang dorongan berprestasi belajar adalah perlu diperhitungkan unsur perasaan lebih dominan dan melatarbelakangi segala aktifitas seseorang. Dengan kata lain produktifitas atau tidaknya aktifitas seseorang sangat tergantung pada unsur perasaan dalam melaksanakan aktifitas tersebut. Oleh karena itu anda harus memperhitungkan unsur perasaan untuk mewujudkan harapan-harapan. Tentunya kita semua mengetahui bahwa kegembiraan bersifat menggerakkan. Segala sesuatu yang dilakukan dengan gembira (senang hati), tentunya akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Kekecewaan atau unsur tertekan bersifat melembekkan atau melemahkan.
Suatu aktifitas yang dilaksanakan karena ada tertekan atau kekecewaan, tentunya akan menghasilkan sesuatu yang mengecewakan atau  ketidakpuasan atau mutu yang rendah. Oleh karena itu, suasana gembira harus senantiasa terpelihara dapat belajar dengan baik dan memunculkan gagasan-gagasan yang brilian. Begitu juga terangsang mengaktualisasikan dirinya sepenuhnya dalam mencapai harapan-harapan kita.
2.      Mengembangkan jiwa kompetitif
Untuk memacu dorongan berprestasi yang baik perlu dikembangkan suasana kompetetif yang sehat dan konstruktif diarahkan menjadi dirinya sendiri. Didasarkan dirinya punya potensi yang siap untuk dikembangkan. Kemauan atau hasrat harus dibangkitkan agar dirinya senantiasa merasa tergantung untuk ingin tahu segala-galanya dan ingin selalu menonjol lebih dari yang lainnya. Tentunya anda menyadari orang yang tetap bertahan hidup, memiliki tempat dan memegang peranan penting di tengah-tengah masyarakat, hanyalah orang-orang yang memiliki kecakapan yang brilian dan tahu mempergunakan serta menempatkan kelebihannya tersebut. Bagi mereka yang tidak dapat mendayagunakan kemampuan secara optimal akan tersisih atau terpinggirkan dan hanya menjadi kelompok marginal. Hidup ini merupakan kompetisi, hanya orang-orang yang mampu memanfaatkan peluang secara optimal yang berhasil mendapatkan tempat utama.
Hal yang perlu anda ingat, bahwa setiap orang memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk berkembang mengaktualisasikan diri dan yang berhasil adalah yang benar-benar menyadari potensi yang dimilikinya dan mampu mengimplementasikan kemampuannya tersebut pada proses kemajuan dirinya.
Anda jangan terpaku hanya dengan slogan IQ harus jenius baru bisa jadi orang. IQ itu hanya persen saja yang mendorong seseorang yang berhasil dengan baik dan yang 99 persen adalah kemauan dan kerja keras untuk mewujudkan impian dan mengetahui cara yang efektif unytuk merealisasikan impian tersebut. Banyak yang memiliki IQ tinggi, namun akhirnya mubazir, karena tidak mendapatkan pengarahan yang tepat untuk mendayagunakan kelebihan kemampuannya tersebut. Banyak orang yang berhasil malah dengan IQ pas-pasan, namun mendapat bimbingan dan pengarahan kemampuannya dengan tepat.
Untuk memperolah keunggulan dalam suasana kompetetif adalah tugas anda memberi bekal pola berpikir, pola berbuat yang terencana, sistematis dan cara-cara yang efektif. Anda diharapkan mampu mengarahkan perujukan dalam pengembangan bakat-bakat khusus.
3.      Mengembangkan rasa percaya diri
Sumber energi yang membangkitkan dorongan berprestasi dari dalam diri adalah rasa percaya diri. Oleh karena itu sangat perlu ditumbuhkan atau dibangkitkan keyakinan terhadap kemampuan dirinya untuk dapat mempelajari berbuat atau melakukan sesuatu. Keyakinan dalam hati membuat diri berusaha keras dan mencari cara untuk mewujudkan keyakinannya itu dengan banyak membaca sehingga wawasan pengetahuannya luas.

13 komentar:

  1. belajar efektif harus di mulai dari lingkungan rumah dulu.

    bacaanya bisa jadi referensi. terima kasih :)

    BalasHapus
  2. belajar yang efektif, kreatif juga tentunya. .

    BalasHapus
  3. belajar sangat bermaanfaat utk masa depan kita :)

    BalasHapus
  4. O., gtu y...bermanfaat sekali.,

    BalasHapus
  5. anak2 bk pd tau yah cara belajar efektif..:)
    tapi kita sendiri udah belum yah...?

    BalasHapus
  6. harus lebih rajin belajar lagi

    BalasHapus