Senin, 06 Mei 2013

Bahagia... Kemana harus ku cari???


 Kuterdiam mendengar curhat temanku. Sebenarnya ia bukan orang yang dekat
denganku sih..entah mengapa ia sering sekali menitipkan sebagian rahasia hidupnya
kepadaku. Kali ini Ia sedang mengeluhkan masalah suaminya.
Semenjak pernikahannya, ini yang keberapa kalinya ia curhat kepadaku. Dan aku selalu
hanya diam dan mendengarkan saja…dan sebenarnya tanpa memberikan solusi
apapun. Kenapa Ia begitu betah ya ? aku juga bingung ..
Pernikahan..yang oleh sebagian lajang di pandang sebagai sumber kebahagiaan ternyata
tidak tiap orang merasakannya. Coba buka tentang konsultasi keluarga baik di koran
dan majalah yang islami ataupun yang sekuler…begitu banyak orang yang bermasalah
dengan pernikahan. Terus dimana letak bahagia ?
Pernikahan…yang ianya sering dikejar bahkan sampai ada yang mengorbankan
idealismenya..mengorbankan apa yang ada dalam hidupnya..dan malah cukup banyak
yang sampai menggadaikan imannya demi setatus sebuah pernikahan.
Naudhzubillahimindzalik!
Juga…ada orang yang kusaksikan..selalu saja mengeluh tentang harta dunia. Hartanya
yang melimpah ..katanya tidak membawanya ke dalam sebuah kebahagiaan. Harta
baginya malah seperti air lautan..semakin ia reguk..semakin ia kehausan.
Dulu..sebelum mempunyai uang…ia membayangkan..pasti akan bahagia sekali
seandainya ia memiliki uang seratus ribu. Tetapi ketika seratus ribu di
tangannya…yang ia lihat adalah uang satu juta. begitu seterusnya. Tidak ada
kebahagian ketika harta menghampirinya. Terus kemana mesthi mencari bahagia ?
Begitu juga…ada sebagian orang yang mengangankan kebahagian ada pada
kekuasaan/karier. Tetapi kenapa ketika ia ada di pangkuannya…bukan bahagia yang
menyapanya ? bukan seperti angannya dahulu ketika kekuasaan belum
menghampirinya. Semakin tinggi karier yang ditapakinya justru seakan bahagia
semakin susah didapatnya. Terus bahagia..engkau dimana ?
Benar…lama aku merenunginya. Mugkin karena banyak orang yang menjadikanku
sebagai ajang curhatnya. Juga aku suka memperhatikan konsultasi di majalah-majalah
atau koran. Semua yang kulihat ada padanya..kenapa ia masih saja terlihat tidak
bahagia ?
Pernah kutanyakan kepada seorang nenek sepuh yang kulihat hidupnya sederhana .
Aku bertanya..apakah ia bahagia dengan apa yang ia jalani dalam kehidupan
ini ?...dengan suami yang ‘hanya’ tukang becak..dan beliau sendiri penjual sayur
keliling…?
Anak-anaknya walaupun di kenal sebagai anak baik-baik..tetapi juga tidak sukses
sekali. Seperti cerita anak seorang tukang becak yang mampu membiayai kedua
anaknya menjadi orang-orang sukses. Menjadi pejabat pemerintahan. Bukan..bukan
seheboh itu..beliau biasa saja..tetapi kulihat ia bahagia.
Beliau berkata…Bahagia itu terletak pada kesyukuran !! Apapun yang Allah titipkan
kepada kita…kalau kita mensyukurinya pasti kita akan merasa tercukupi. dan kita akan
bahagia.
Kesyukuran…dengan berapapun harta yang ada pada diri kita membuat ia berlimpah
dan barokah dengan keterbatasannya. Kesendirian …dengan kacamata kesyukuran..kita
akan banyak melihat kebaikan begitu banyak di sana. Banyak yang bisa kita kerjakan
sebelum amanah itu akhirnya akan mendatangi kita. Juga dengan kesyukuran…apa pun
dalam hidup ini akan terasa ringan. Terasa mudah. Begitu dulu Ia berujar kepadaku.
Benarkah ?..wallahu’alam..tetapi bagiku..aku meyakini kebenarannya. Dengan
kesyukuran..kulihat apapun yang di takdirkan oleh Allah atas diriku semua adalah
yang terbaik. Ujian..adalah wujud sayang Allah yang akan membentuk kita menjadi
lebih baik. Kesenangan yang Allah titipkan kepada kitapun..akan menjadi kebahagiaan
ketika kita sadari dariNya.
Ketika bahagia…ada orang yang jauh lebih bahagia dari kita. Sehingga kita tidak
sombong. Ketika ujian menyapa kita ..Ia nya tidak akan membuat kita kecil hati..karena
masih sangat banyak orang yang diuji oleh Allah dengan ujian yang lebih.
Dengan kesyukuran…nikmat Allah akan berlipat ganda keberkahannya. Tapi ketika
ketidaksyukuran hadir di hati..hanya derita dan adzab Allah yang akan menyapa kita.
Wallahu’alam bishowab !
Sumber: pagi

16 komentar:

  1. hmm.. i like this

    BalasHapus
  2. bahagia jika ketemu kamu.. hehe

    BalasHapus
  3. jangan sampai kesalahpahaman merusak indahnya persahabatan

    BalasHapus
  4. Kebahagiaan itu akan terasa bila mendapatkan keridhoan dr allah...

    BalasHapus
  5. manisnya hidup, kita yang tentukan..

    BalasHapus
  6. Bahagia itu pencapaian yang diharapkan..

    BalasHapus
  7. bahagia itu kita sendiri yang menentukan

    BalasHapus
  8. kebahagian itu nanti datang sendiri, ngga usah dicari :D

    BalasHapus
  9. aku bahgia saat melihat dia tersenyum

    BalasHapus
  10. bahagia itu,,, ketika melihat orang lain tersenyum :)

    BalasHapus
  11. bahagia saat aku dengan dia...

    BalasHapus
  12. Bahagia itu bisa dicari , , , , , , eum,...... dg membuat orang bahagia krn qt,.....tentu qt akan bahagia, . . . . .

    BalasHapus